Pentingnya kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjaga bumi

Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bagi kita semua, bukan hanya tugas kementerian kehutanan atau lingkungan hidup saja melainkan orang awam pun bisa melakukannya. Ini bukan hanya untuk kebaikan kita saja tetapi juga untuk keberlangsungan anak cucu kita.

Apalagi Indonesia sebagai negara yang memiliki hutan yang lebat berperan sebagai paru-paru dunia. Jika diibaratkan dengan tubuh manusia, letak strategis Indonesia sebagai paru-paru dunia berperan penting bagi nafas kehidupan warga dunia. Oleh karena itu, kita perlu menjaga keberlangsungan dari kehidupan di dunia ini.

Perlu diketahui bahwa hutan di Indonesia merupakan hutan hujan tropis. Jika dibandingkan dengan hutan di negara subtropis (amerika, eropa, dan kanada), hutan hujan tropis lebih memberikan dampak yang signifikan terhadap global warming. Ini terjadi karena hutan hujan di Indonesia lebih banyak menerima hujan dan cahaya matahari yang menyebabkan hutan hujan di Indonesia lebih produktif dalam berfotosintesis. Sebagai akibatnya, hutan hujan di Indonesia lebih banyak menyerap karbondioksida dan lebih banyak mengeluarkan oksigen. (sumber)

Tapi pada kenyataannya saat ini pengerusakan hutan di Indonesia sangat tinggi, misalnya saja pada link berita ini, dikatakan bahwa Indonesia berhasil memecahkan rekor pengerusakan hutan tercepat di dunia. Lebih lanjut, dikatakan bahwa Indonesia setiap tahunnya kehilangan 1,8 juta hektar hutan. Angka ini merupakan angka tertinggi di dunia. Ini merupakan suatu rekor dunia yang sangat memalukan negara Indonesia sebagai paru-paru dunia.

Sadari itu!

Rekor tersebut merupakan rekor Indonesia pada tahun 2007. Untuk itu, kita sebagai generasi muda Indonesia selanjutnya, harus memiliki kesadaran dalam menjaga bumi agar kita tidak mengulangi rekor memalukan tersebut.

Mungkin kita bisa bangga dengan hutan Indonesia yang sangat penting dalam kehidupan warga dunia, tetapi kebanggaan itu juga merupakan tanggung jawab kita terhadap warga dunia.

Apa yang bisa kita lakukan?

Untuk melakukannya, anda bisa berpatisipasi dalam kegiatan-kegiatan penghijauan, atau merawat alam, misalnya yang paling sering dilakukan adalah gerakan tanam 1000 pohon, atau anda juga bisa melakukan promosi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga bumi.

Mungkin anda berpikir bagaimanakah anda menjaga bumi? Sementara, anda bukanlah seorang akitivis di bidang lingkungan hidup. Sebenarnya, menjaga bumi bukan hanya dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang saya sebutkan tadi, anda juga bisa melakukan hal kecil yang bisa anda lakukan di sekitar anda, misalnya membuang sampah pada tempatnya, tidak menggunakan sumber daya secara berlebihan, atau apa saja yang bisa membuat bumi ini bersih dan hijau.

Kesadaran akan pentinya menjaga bumi lingkungan tidak hanya berhenti pada anda saja, tetapi promosikan juga hal tersebut pada orang di sekitar anda. Anda bisa menegur orang lain ketika ia akan membuang sampah pada pada sembarang tempat. Atau hal yang paling mudah adalah menjadikan kelakuan anda menjadi media promosi orang disekitar anda, misalnya saja anda sedang ngumpul dengan teman-teman sambil makan snack, lalu anda membuang bungkus snack tersebut pada tempat sampah, tanpa disadari teman-teman anda pun akan melakukan hal demikian.

Jadi, hal kecil tersebut pun termasuk gerakan menjaga bumi, apalagi jika dalam suatu komunitas anda adalah seorang pemimpin, anda bisa menjadi panutan bagi orang-orang disekitar anda. Intinya disini adalah lakukanlah hal-hal kecil yang anda mampu buat. Percayalah itu akan berdampak besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s