Kristus: mulia karena tindakan

Menurut kalian mengapa hakim di persidangan dikatakan “yang mulia”? atau mengapa Jenderal dikatakan “yang terhormat”? Jawabannya simpel, karena jabatan mereka.

Lalu bagaimana dengan Yesus Kristus? Tentu bukan hal asing bagi kita mendengar kalau Tuhan kita Yesus Kristus itu “mulia”. Apakah Yesus Kristus sama seperti hakim dan jenderal yang saya katakan tadi???? TENTU BEDA

Jika hakim dalam persidangan dan jenderal dikatakan terhormat dan mulia karena jabatannya, maka beda dengan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia terhormat karena Ia bisa membuktikan kalau Ia adalah Allah yang sejati, Ia mulia karena kebaikannya ada di atas segala yang ada. Intinya adalah Ia terhormat dan mulia karena tindakan-Nya, bukan hanya karena gelar ketuhanan-Nya.

Bagi saya gelar hanya lambang dari suatu posisi yang diraih oleh seseorang. Sedangkan kemuliaan dan kehormatan timbul dari tindakan yang dibuat oleh seseorang.

Apakah tindakan-Nya sehingga Ia dikatakan baik ,mulia, dan terhormat?

Tuhan bukanlah seperti allah-allah kepercayaan lain yang katanya “maha baik”, padahal substansi tindakan baiknya tidak ada . Tuhan adalah maha adil tetapi disamping itu Ia juga adalah maha baik. Ia menebus dosa manusia yang telah berkhianat kepada-Nya bukan membiarkan mereka tenggelam dalam lumpur dosa.

Ia membuat aturan kepada manusia, dan turun sendiri ke dunia dengan menjelma sebagai manusia untuk menunjukkan kepada manusia bagaimana menjalankannya, Ia turut merasakan apa yang kita rasakan. Ia bukanlah allah yang semena-mena, membuat aturan kepada manusia sementara ia sendiri tidak peduli dengan mereka yang berbuat dosa.

Sebagai pengikut Kristus patutlah kita berlaku seperti yang dilakukan oleh Kristus, mulia karena tindakan kita bukan karena jabatan. Jika kita adalah seorang pelajar bersikaplah sebagai orang yang terpelajar, jika anda adalah seorang pengajar jadilah teladan yang baik bagi murid anda, jika anda adalah seorang pemimpin pimpinlah bawahan anda dengan bijaksana. dengan begitu kita bisa memangku jabatan kita dengan sejati, sama halnya seperti Dia yang merupakan Allah yang sejati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s