Mengapa orang yang berada di pegunungan/dataran tinggi memiliki kadar eritrosit tinggi?

Mengapa orang yang berada di pegunungan/dataran tinggi memiliki eritrosit yang banyak? Yang perlu kita ketahui adalah dataran tinggi memiliki kadar oksigen yang rendah. Akibatnya paparan oksigen dalam jumlah rendah dalam tubuh akan meningkatkan produksi hormon Eritropoeietin. Eritropoeietin sendiri adalah hormon yang berfungsi sebagai penginduksi diferensiasi sel stem hematopoietik (induk semua jenis sel darah) menjadi eritrosit. Peningkatan produksi Eritopoeietin akan terjadi beberapa menit atau jam setelah jaringan tubuh terpapar oksigen rendah dan akan mencapai puncaknya setelah 24 jam.

Peningkatan kadar Eritopoeietin dalam tubuh menyebabkan sel stem hematopoietik yang terdapat pada sumsum tulang berdeferensiasi menjadi proeritoblas yang selanjutnya akan berdeferensiasi menjadi eritrosit.

mekanisme eritropoietin untuk meningkatkan produksi sel darah merah ketika oksigenasi jaringan menurun
mekanisme eritropoietin untuk meningkatkan produksi sel darah merah ketika oksigenasi jaringan menurun

Mekanisme ini bukan hanya terjadi pada kasus orang yang berada pada daerah dataran tinggi saja, melainkan semua kasus kekurangan oksigen misalnya volume darah yang rendah, anemia, hemoglobin yang rendah, aliran darah yang kurang atau penyakit paru. Jadi, peningkatan produksi sel darah merah terjadi karena kekurangan oksigen dalam tubuh bukan karena kekurangan sel darah merah.

Sumber pustaka: Guyton & Hall. Buku ajar Fisiologi kedokteran. EGC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s