Lukas 19:1-10

Pada waktu Yesus memasuki Yerikho, Zakheus berniat untuk melihat-Nya. Zakheus berusaha dengan berlari mendahului orang banyak dan memanjat pohon ara. Ketika Yesus melihat bahwa Zakheus ada di atas pohon ara, Yesus menyuruhnya turun, dan mengatakan bahwa diri-Nya akan menumpang di rumah Zakheus. Tetapi orang lain bersungut-sungut karena Yesus menumpang di rumah orang yang dikenal berdosa. Dan Yesus berkata bahwa terjadi keselamatan pada rumah Zakheus karena Zakheus adalah anak Abraham (ia termasuk orang yang berhak menerima janji Allah kepada Abraham karena ia percaya kepada Yesus Kristus, bandingkan roma 3:26).
Ia mengatakan bahwa Ia datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Kita tak perlu takut untuk datang kepada Tuhan karena dosa kita, seperti yang dilakukan oleh Zakheus, sebab Ia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang berdosa. Lagi pula,  bagaimana mungkin ada penyelamatan tanpa pertolongan Tuhan?
Yang kita lakukan adalah menerima Tuhan sebagai juruselamat dan menyerahkan hidup kita kepada-Nya. Penyerahan hidup artinya menyerahkan seluruh aspek kehidupan kepada Tuhan untuk dibentuk sesuai keinginan Tuhan dan dipakai oleh-Nya.
Hal lain yang saya dapat bahwa kita harus memiliki kerendahan hati seperti Yesus, sekalipun Ia adalah Tuhan yang Maha suci (yang tahta-Nya di surga). Ia mau tinggal serumah dengan orang berdosa, dengan cara seperti itu, orang yang kita injili bisa menerima kabar baik yang kita sampaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s